Hai vapers! Masih bingung pilih cartridge pod yang paling pas buat device kamu? Banyak yang belum tahu apa itu cartridge pod dan kenapa perbedaan resistensi bisa sangat mempengaruhi rasa, uap, dan boros tidaknya liquid.
Di pasaran, pod cartridge hadir dengan berbagai pilihan ohm dari 0.4 sampai 1.4, masing-masing punya karakter yang berbeda. Mulai dari flavor yang lebih nendang, hisapan lebih halus, sampai daya tahan coil yang lebih awet, semua tergantung pilihanmu.
Lewat artikel ini, kita bakal bahas perbedaan tiap resistensi, kelebihan dan kekurangannya, plus gambaran cartridge pod harga di pasaran supaya kamu gak salah beli dan bisa dapet yang paling enak sesuai gaya vaping kamu.
Apa Itu Cartridge Pod?
Cartridge pod adalah bagian pada device pod yang berisi coil dan kapas untuk menyerap liquid, lalu mengubahnya jadi uap. Karena coil sudah menyatu, cartridge lebih praktis dan tinggal ganti saat rasanya menurun.
Baca Lebih Lengkap: Apa itu Cartridge Pod? Ini Fungsi, Harga, dan Cara Merawatnya
Fungsi Resistensi pada Cartridge Pod
Resistensi (Ohm) adalah ukuran hambatan listrik pada coil. Semakin kecil angkanya, semakin besar daya & uap yang dihasilkan. Dan semakin besar angkanya, semakin irit baterai & halus hisapnya.
Cartridge Pod 0.4–1.4 Ohm, Mana yang Paling Enak?
Setelah tahu apa itu cartridge pod, sekarang kita masuk ke bagian terpenting yaitu apa bedanya tiap resistensi dan mana yang paling cocok buat kamu?
Karena pada dasarnya, nilai ohm di cartridge pod menentukan:
- Seberapa panas uap yang dihasilkan
- Seberapa tebal rasa dan cloud
- Seberapa boros liquid
- Seberapa awet coil
- Seberapa tahan baterai
Untuk lebih lengkapnya simak tabel resistensi berikut ini.
|
Resistensi |
Karakter |
Kekurangan |
|
Rendah (0.4–0.6Ω) |
Uap tebal dan rasa bold sehingga cocok untuk freebase, liquid bernikotin rendah, dan rasa creamy atau dessert. |
Lebih boros liquid dan cartridge cepat rusak |
|
Medium (0.8Ω) |
Seimbang, cocok untuk liquid salt nic terlebih yang suka sensasi dingin hingga pods friendly. |
Uap lebih sedikit, rasa tidak se-bold 0.6Ω dan kurang cocok untuk DTL vaping |
|
Tinggi (1.0–1.4Ω) |
Hemat liquid, uap sedikit, throat hit halus, irit baterai, cocok untuk liquid salt nic. |
Uap tipis banget |
Baca Juga: Cartridge 0.6 vs 0.8 Ohm, Mana yang Lebih Enak dan Awet?
Cartridge Pod Harga di Pasaran
Untuk cartridge pod harga, umumnya:
- Cartridge pod original tinggal plug & play: Rp 35.000 – Rp 70.000
- Cartridge RBA / Rebuildable Pod: Rp 200.000 – Rp 300.000
Harga tergantung brand (Oxva, Vaporesso, Relx, Foom, dll) dan tipe cartridge.
Tips Supaya Cartridge Lebih Awet
Berikut adalah segelintir tips agar cartridge lebih awet dan gak gampang rusak, diantaranya:
- Jangan pakai watt terlalu tinggi
- Tunggu 5–10 menit saat isi liquid pertama
- Pakai liquid sesuai rekomendasi coil
- Ganti cartridge tiap 1–2 minggu atau saat rasa mulai pahit
Baca Juga: 7 Ciri-Ciri Cartridge Pod Rusak dan Tips Perpanjang Umur Cartridge
Kesimpulan: Cartridge mana yang Paling Enak?
Jawabannya tergantung gaya vaping kamu:
- Suka rasa tebal & uap banyak? → 0.4–0.6 Ohm
- Daily yang seimbang? → 0.8 Ohm
- Salt nic & mantan perokok? → 1.0–1.4 Ohm
Jadi sebelum beli pod cartridge, pastikan kamu tahu kebutuhanmu biar gak salah pilih dan vaping makin nyaman.
Baca Artikel Lainnya
Tips Memilih Jenis Liquid yang Cocok dengan Cartridge Pod 0.4, 0.6, 0.8 Ohm!





